February 25, 2020

Thierry Henry: Saya Ingin Latih Arsenal Sampai Mati

Thierry Henry mengungkapkan ambisinya melatih Arsenal, yang disebut-sebut menginginkan sang legenda kembali ke klub pada 2018 menyusul kepergian Arsene Wenger. 

Henry bermain untuk the Gunners antara 1999 dan 2007, membantu timLondon utara tersebut memenangkan enam gelar mayor, termasuk dua titel Liga Primer sebelum kembali sebagai pinjaman pada 2012. 

Peraih Piala Dunia ini berkontribusi 228 gol dalam 376 penampilan di semua kompetisi untuk Arsenal, menjadi top skor sepanjang masa dalam prosesnya dan diklaim sebagai pemain terbaik dalam sejarah the Gunners. 

Arsenal dikabarkan mewawancarai Henry untuk posisi pelatih kepala sebelum menunjuk Unai Emry menggantikan Wenger dua tahun lalu, setelah pria asal Prancis ini mengecap sukses sebagai asisten Roberto Martinez untuk timnas Belgia. 

Tapi, Henry akhirnya memulai karier kepelatihannya di Monaco, meski hanya bertahan tiga bulan setelah cuma mengemas empat kemenangan dari 20 pertandingan. Montreal Impact menawarkan kesempatan memperbaiki reputasinya di November, dan sekarang ia tengah memulai musim baru di MLS, tapi pria 42 tahun tersebut mengaku masih menanti kesempatan kembali ke Emirates Stadium. 

“Saya bermimpi melatih Arsenal tapi saya juga bermimpi berlari di lapangan dan melakukan slam dunk. Ini tidak berarti hal ini akan terjadi,” katanya kepada Canal Plus. 

“Tapi, ya, saya ingin melatih Arsenal sampai mati.” 

Henry juga angkat bicaea soal dirinya didekati untuk menjadi suksesor di Arsenal. “Itu benar-benar sulit sebelum Arsene pergi. Sungguh sangat sulit. 

“Saya belajar dengan mendalami hal-hal ini (kepelatihan), ada hal-hal yang saya dengar, bahwa Anda mungkin mendengar sesuatu dari seseorang yang Anda tahu atau saya tahu dan kami mungkin tahu sesuatu. 

“Tapi kami benar-benar tidak tahu apa pun, yang pasti tidak cukup untuk membicarakan ini, sejak saat itu saya memutuskan yang terbaik adalah tidak terlibat dalam masalah ini.”